Browsed by
Category: Masjid

Kumpul di Kubah Masjid Enamel Surabaya Jawa Timur

Kumpul di Kubah Masjid Enamel Surabaya Jawa Timur

Kumpul di Kubah Masjid Enamel Surabaya Jawa Timur

Kumpul di Kubah Masjid Enamel Surabaya Jawa Timur

Berkumpul dengan teman teman semasa kuliah tentu hal yang ditunggu tunggu oleh beberapa orang. Dimana mereka saling mencuahkan kerinduannya satu sama lain yang telah berpisah untuk melanjutkan kehidupannya masing masing. Untuk acara reuni kali ini saya dan teman memilih tempat didekat Kubah Masjid Enamel di Surabaya.

Saat telah tunjukkan jam 1/2 tiga sore. Peserta ziarah wali lima yang juga akan pergi hari itu mulai berdatangan. Panitia ziarah juga tengah repot dengan pekerjaan semasing. Panitia ada yang mempersiapkan tempat untuk peserta jama’ah sholat ashar. Ada yang tengah mengamankan jalan raya penyeberangan peserta ziarah. Ada yang tengah mengabsen peserta siapapun yang telah datang serta yang belum juga datang. Sesuai sama pengumuman terlebih dulu kalau ziarah juga akan diberangkat jam 1/2 empat setelah sholat Ashar berjama’ah di Kubah Masjid Enamel Padang Sumatra Barat. Peserta datang satu persatu bahkan juga beberapa ada yang jalan kaki bersama, naik sepeda motor, diantar saudara ke tempat.

Bus yang mereka pesan juga juga mulai beradatangan. Rombongan mereka juga akan sejumlah empat bus besar. Waktu itu masih tetap datang dua bus. Yang dua bus tetap dalam perjalanan menuju Kubah Masjid Enamel. Peserta yang datang tetaplah juga belum juga demikian banyak. Disamping itu panitia beda tengah tempelkan nomor bangku dalam bus dan luar bus. Mereka tengah repot mempersiapkannya supaya tak ada yang ketinggalan. Waktu itu Kubah Masjid Enamel diprediksikan nanti begitu ramai dengan beberapa peserta rombongan ziarah wali lima. Saat tunjukkan jam tiga sore speaker selalu dipakai untuk menyebut peserta supaya cepat-cepat datang ke tempat Kubah Masjid Enamel untuk selekasnya menggerakkan sholat ashar. Beberapa yang telah datang di tempat mereka bersiap ambil air wudhu serta berbaris membuat shaf sholat. Banyak warga sekitaran yang lihat keberangkatan beberapa rombongan. Warga sekitaran yg tidak turut begitu menyayangkan karna mereka menginginkan turut namun tempo hari saat pendaftaran telah tutup. Diluar itu panitia rombongan ziarah wali lima membatasi peserta yang turut supaya tidaklah terlalu molor saat perjalanan ziarah wali lima. Panitia juga tidak demikian banyak hingga mereka juga tidak berani membawa peserta rombongan banyak. Panitia telah berkumpul di Kubah Masjid Enamel mulai sejak barusan jam 1/2 dua siang. Mereka mempersiapkan beragam kekurangan untuk perjalanan beberapa peserta ziarah wali lima.

Saat tunjukkan jam tiga lebih lima belas menit, peserta ziarah yang datang semakin banyak daripada terlebih dulu. Peserta yang datang segera bersiap-siap untuk sholat berjama’ah di belakang beberapa jama’ah yang lain yang telah mulai sejak barusan datang. Pemandu proses sholat menginformasikan juga akan dikerjakan sholat ashar lima menit sekali lagi. Beberapa jama’ah yang belum juga hingga Kubah Masjid Enamel berlari-lari supaya dapat tetaplah sholat berjama’ah. Panitia yang telah usai tugasnya juga tengah membangtu supaya selekasnya cepat dikerjakan sholat ashar berjama’ah. Bus yang awal mulanya sejumlah dua saat ini bus telah datang semuanya sejumlah empat. Beberapa panitia yang bertugas melekat nomor bangku didalam bus juga terlihat telah juga akan merampungkan tugasnya. Disamping itu jam telah jam empat lebih dua puluh menit, peserta rombongan ziarah wali lima tengah mulai sholat ashar. Kemudian, bersiap-siap dalam bus. Pas jam empat us diberangkatkan.

Bicara Bhs Indonesia di Dalam Kubah Masjid Enamel Surabaya Jawa Timur

Bicara Bhs Indonesia di Dalam Kubah Masjid Enamel Surabaya Jawa Timur

Bicara Bhs Indonesia di Dalam Kubah Masjid Enamel Surabaya Jawa Timur

Bicara Bhs Indonesia di Dalam Kubah Masjid Enamel Surabaya Jawa Timur

Bahasa utama yang biasa digunakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia adalah bahasa Indonesia. Sebenarnya ada banyak bahasa di Indonesia. Tapi untuk bahasa kesatuannya digunakanlah bahasa Indonesia ini. Saya sering menjumpai orang orang yang sedang ada di Kubah Masjid Enamel di Surabaya berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia ketimbang bahasa jawa.

Dalam kehidupan keseharian, manusia tidak lepas dari komunikasi. Sistem komunikasi yang berlangsung di dalam orang-orang. Komunikasi dengan primer yaitu satu sistem penyampaian fikiran serta atau perasaan seorang pada orang yang lain dengan memakai (lambang) jadi medianya. Sistem penyampaian begini berlangsung pada partisipan. Komunikasi dapat berlangsung dengan adalah sistem penyampaian fikiran atau perasaan dengan memakai bhs yang berlangsung dalam kehidupan manusia. Adalah sistem penyampaian fikiran serta atau perasaan dengan memakai bebrapa simbol yang dipakai dalam penyampaian fikiran ini. Komunikasi yang berlangsung dalam kehidupa manusia Kubah Masjid Enamel berlangsung dalam beragam bentuk. Komunikasi personal adalah komunikasi yang berlangsung dalam diri individu ataupun antar individu. Komunikasi dengan sekunder yaitu sistem penyampaian pesan oleh komunikator dengan memakai alat atau fasilitas jadi media ke-2 sesudah menggunakan simbol jadi media pertama. Maksudnya adalah untuk membuat lancar serta percepat berita di Kubah Masjid Enamel. Umpamanya radio, tv, telepon dsb.

Komunikasi grup kecil (Small Group Communication), Umpamanya : ceramah, diskusi panel, simposium, komunitas, seminar, curah anjuran. Komunikasi grup besar (Large Group Comunication) Umpamanya : pidato lapangan, kampanye di lapangan, dsb. Komunikasi dengan sekunder ini begitu perlu karna komunikasi ini begitu efektif dalam menjangkau komunikasi dalam jumlah juta-an komunikan, namun cuma informatif. Peranan bhs yang terlebih yaitu jadi alat untuk bekerja bersama atau berkomunikasi di dalam kehidupan manusia Kubah Masjid Enamel bermasyarakat. Untuk berkomunikasi sesungguhnya bisa pula dipakai langkah beda, umpamanya : bebrapa simbol, gambar atau kode-kode spesifik yang lain. Namun dengan bhs komunikasi bisa berjalan tambah baik serta lebih prima. Komunikasi Intrapersonal (Interpersonal Communicatin), yakni komunikasi Kubah Masjid Enamel yang berlangsung dalam individu tersebut. Adalah komunikasi yang berlangsung pada individu, yang satu dengan individu yang lain. Komunikasi diantara anggota suku bangsa yang berlainan kurang mungkin saja dikerjakan dalam satu bhs daerah dari anggota suku bangsa itu. Media untuk menyimpan kebudayaan nasional. Kebudayaan daerah bisa ditampung dengan media bhs daerah, namun kebudayaan nasional Indonesia bisa serta mesti ditampung dengan media bhs Indonesia.

Komunikasi lebih mungkin saja dikerjakan dalam bhs Indonesia. Adalah komunikasi yang ditunjukan pada khalayak besar, dengan khalayak yang heterogen serta paling besar dalam tempat geografis yg tidak bisa ditetapkan. Komunikasi massa ini umumnya Kubah Masjid Enamel memakai media, baik itu media cetak ataupun media elektronik. Umpamanya saat dia tengah merenung, mengevaluasi diri dsb Komunikasi Antarpersonal (Interpersonal Comunication). Bentuk-bentuk komunikasi massa ini yaitu : pers, radio, tv serta film. Adalah komunikasi yang berlangsung dengan memakai media seperti : Surat, telepon, pamflet, poster, spanduk. Alat untuk menggerakkan administrasi negara. Ini bermakna semua aktivitas administrasi kenegaraan, seperti surat-menyurat, dinas, rapat-rapat dinas, pendidikan dsb mesti diadakan dalam bhs indonesia didalam Kubah Masjid Enamel. Alat pemersatu beragam suku bangsa di Indonesia. Karna komunikasi ini dikerjakan dalam bhs indonesia, jadi juga akan terwujudlah perasaan “suku bangsa “ di antara suku bangsa itu.

Kontraktor Kubah Masjid di Palu Sulawesi Tengah

Kontraktor Kubah Masjid di Palu Sulawesi Tengah

Kontraktor Kubah Masjid di Palu Sulawesi Tengah

Kontraktor Kubah Masjid di Palu Sulawesi Tengah

Malam yang gelap mengantarkan seorang pria ke dalam mimpi panjangnya. Sebelum ia tertidur pulas, saat itu dia belum sempat cuci kaki dan tangan. Dia langsung tidur setelah dia bertemu dengan sebuah kasur di kamarnya. Dia saat itu sedang kecapekan baru pulang seharian bekerja sebagai kuli bangunan. Jam dinding menunjukkan pukul dua belas malam. Tiba-tiba dalam mimpinya dia seakan-akan bekerja sebagai kontraktor kubah masjid di kota Palu. Dia sangat senang karena dalam mimpinya dia sedang dikerubungi oleh banyak konsumen yang datang memesan kubah masjid di kantornya. Konsumennya yang banyak hingga ruang tunggu kantor tidak muat. Dan mereka duduk-duduk di teras kantor demi memesan kubah masjid.

Jam dinding menunjukkan pukul dua belas lebih lima belas menit, mimpi pria ini masih dalam kerubunan konsumen kubah masjid. Para pegawainya juga sangat sibuk melayani konsumen tersebut. hampir setiap hari seperti ini banyak konsumen yang datang ke kantor kontraktor kubah masjid milik pria ini. saat asyik bermimpi tentang ini, tiba-tiba kaki sebelah kanannya terasa gatal. Dan akhirnya pria ini terbangun untuk melihat kaki sebelah kanannya. Ternyata kaki sebelah kanannya tersebut digigit serangga karena sebelumnya tidur tidak sengaja menginjak tumpahan teh manis di dapur.

Setelah tersadar pria ini langsung cuci kaki dan tangannya menggunakan sabun di kamar mandi. Dia juga tersadar bahwa tadi dia habis bermimpi menjadi seorang kontraktor kubah masjid. Saat itu dia berusaha tidur kembali dan mencari sampai mana mimpinya tersebut. Pria ini bermaksud melanjutkan mimpinya yang indah tadi. Tetapi berulang kali dia mencobanya tetap belum ketemu sampai mana mimpinya tadi. Selain itu, kaki kanan bekas dari gigitan serangga tadi masih sangat terasa gatal. Akhirnya dia terbangun kembali untuk mengobati rasa gatal tersebut. Sampai menemukan obatnya dia mengobati kakinya dan kemudian dia berusaha tertidur lagi. Namun, tetap saja dia belum bisa tidur. Hingga jam dinding menunjukkan pukul tiga tepat dia baru bisa tertidur dan bisa melanjutkan mimpi indah tadi.

Dalam mimpinya semua konsumen ini datang ke kantornya lebih banyak lagi, hingga kantor sudah waktunya pulang tetapi masih saja banyak konsumen yang antri di kantornya. Walhasil dia menolak konsumen tersebut karena jam kantornya sudah waktunya tutup. Namun, konsumen ini tetap di depan kantor untuk antri pesan kubah masjid di tempatnya. Tak selang beberapa lama kemudian dalam kerumunan konsumen ini ada yang mengaku bahwa di samping kantor pria ini ada kantor kontraktor kubah masjid juga yang bukanya dua puluh empat jam. Mendengar hal tersebut konsumen pria ini pergi meninggalkan kantornya untuk pergi kekantor kontraktor sebelahnya. Dan pesanan yang sudah masuk ke kantornya tadi dengan konsumen dibatalkan. Tiba-tiba jam alarm di samping telinga pria ini berbunyi dan langsung bangun serta sadar bahwa tadi hanya sebuah mimpi.

Tanjakan di Masjid Kabupaten Bekasi Jawa Barat

Tanjakan di Masjid Kabupaten Bekasi Jawa Barat

Tanjakan di Masjid Kabupaten Bekasi Jawa Barat

Tanjakan di Masjid Kabupaten Bekasi Jawa Barat

Seantero dunia mulai menanyakan dedikasi terhebat apa yang diberikan manusia kepada bangsanya jika bukan kekuatan dan keyakinan mencintai dengan kesungguhan hati kepada tanah air tercinta. Pada waktunya nanti kita akan dipertemukan oleh seorang yang benar kita impikan di dalam sebuah acara atau kegiatan yang mungkin tidak bisa kita bayangkan bagaimana jadinya jika tidak bisa berkumpul bersama sahabat dan kawan lama selama puluhan tahun lamanya. Ketika itu, sedang asyik duduk di depan Masjid kita melihat ada selembaran informasi jika di alun alun Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat aka nada Mikha Tambayong arti ibu kota papan atas yang sedang naik daun akan parasnya yang cantik. Selain itu mikha juga memiliki suara yang sangat menarik dan enak untuk di dengarkan. Makanya kita langsung beranjak dari tempat duduk di Masjid dan memberikan pengumuman itu kepada warga desa lainnya agar juga ikut tahu akan pertunjukan itu.

Suatu masa memang saat lagi adanya kegiatan itu, apa lagi memasuki hari kemerdekaan Indonesia maka lagi banyak baik lembaga pemerintahan maupun lembaga swasta sedang beramai ramai mengadakan setiap kegiatan untuk memeriahkan hari kemerdekaan repblik Indonesia yang ke 72 tahun ini. rasanya cukup mengagungkan bisa mengikuti meriahkan perjuangan para penerus bangsa yang hanya aka nada di Indonesia. Karena itulah di Masjid juga diadakan kegiatan lainnya,  untuk tetap mengikuti trendi saat ini. ada beberapa perlombaan memang yang ada seperti makan krupuk yang setiap tahun selalu ada saja macam lomba seperti ini.

Ada sebuah kisah lagi yang membuat mata ini tidak bisa terlupakan adalah ketika teman saya sedang berangkat ke Masjid lalu melihat ada anak kecil yang membeli es krim rasa melon. Saking senangnya si anak itu sampai dia berlarian mengejar penjual e situ hanya karena ingin membeli apa saja yang dia inginkan untuk mengikuti masa kehidupannya kelak. Tapi karena di depan Masjid ada tanjakkan kayaknya anak itu tidak melihat dia terus berlari dan kakinya tersangkut pada tanjakan itu sehingga dia terjatuh sampai mukanya membentur aspal. Semua yang ada di sekitar anak itu menertawakan dan juga yang ikut menolong tapi sebelumnya di tertawakan lebih dulu. Dengan keluguan inilah teman saya tetap melanjutkan meminum kopi yang tiada habisnya dari tadi., padahal dia hanya membeli segelas kopi hitam, tapi duduknya bisa berpuluhan jam dari awal warung itu buka sampai mau tutup dia tetap duduk disitu padahal dia tidak membeli apapun selain kopi hitam satu gelas. Terkadang membuat jengkel juga penjualnya sampai kadang mengusir teman saya yang kalau bicara sok bijak ini.