Tahukah Kamu? Selain Menjadi Penyelamat, Airbag Kendaraan Juga Bisa Sebabkan Kematian!

Tahukah Kamu? Selain Menjadi Penyelamat, Airbag Kendaraan Juga Bisa Sebabkan Kematian!

Ketika akan melakukan pembelian mobil, tentunya kita akan mencari informasi seputar kendaraan yang ingin kita beli, salah satu yang paling dicari adalah informasi seputar fitur keamanan yang terdapat di kendaraan tersebut. Biasanya, kita akan menemukan fitur keamanan yang dinamakan Airbag. Tentu tak semua pengendara mengetahui apa itu airbag dan dalam kesempatan kali ini, kita akan membahasnya lebih lanjut.

Airbag/Supplemental Restraint Sistem (SRS) adalah piranti keselamatan berbentuk suplemen untuk sabuk pengaman dengan pretensioner. Ke-2 feature itu cuma berperan sekali gunakan untuk hindari penumpang dari kematian atau cedera serius dibagian kepala serta dada.

Airbag umumnya keluar dari setir tetapi dapat pula dari dashboard mobil. Saat berlangsung kecelakaan yang fatal, airbag dengan sendirinya juga akan keluar. Terkecuali mempunyai peranan jadi satu diantara alat keamanan di mobil, airbag juga mempunyai maksud agar bisa perlambat gerak laju penumpang setenang mungkin saja kurun waktu sepersekian detik. Ada tiga sisi dari airbag serta peluang hal yang akan berlangsung :
Kantung udara tersebut terbuat dari kain nilon tidak tebal yang terlipat didalam kemudi atau dashboard, tetapi saat ini juga ada di bagian kursi maupun pintu.

Sensor adalah piranti yang memberi perintah kantung udara supaya mengembang. Sistem ini juga akan berlangsung saat ada bentrokan atau menabrak dinding pada kecepatan 16 hingga 24km/jam.

System pengembangan airbag mereaksikan natrium azida (NaN3) dengan kalium nitrat (KN03) untuk hasilkan Nitrogen. Lalu ledakan Nitrogen menyebabkan airbag mengembang saat itu juga dengan kecepatan sekitaran 300km/jam, sistem ini juga akan menelan saat sekitaran 1/25detik.

Terkecuali jadi satu diantara alat keamanan yang berada di dalam mobil serta bisa menyelamatkan nyawa pengemudi dan penumpangnya, nyatanya kantong udara (airbag) ini mempunyai potensi untuk mengakibatkan kematian atau cedera yang serius. Oleh karena itu, panduan pemakaian mesti di perhatikan sekalian dipahami dengan cermat.

Hal yang butuh di perhatikan adalah jauhi memukul pada ruang komponen atau memodifikasi apa pun yang terkait dengan airbag. Modifikasi yang disebut adalah ganti kemudi, panel instrument, atau dasbor, merubah bemper atau fender depan, ganti suspensi kendaraan, serta menaikkan piranti elektronik seperti radio dua arah. Beberapa hal yang sudah dijelaskan diatas dapat menyebabkan airbag tidak berperan dengan harusnya.

Waktu airbag bekerja, kita harus juga memerhatikan hal semacam ini, ada reaksi kimia yang berlangsung dalam inflator isi airbag dengan gas tidak beracun hingga mengembung. Sesudah peristiwa itu ada peluang berlangsung nada bising serta serbuk putih yang menebar. Sisi dari modul seperti hub roda kemudi, penutup airbag, inflator, airbag, atau jok jadi panas sepanjang sebagian menit. Satu diantara basis penjualan mobil sisa, Misalnya seperti Carsome Indonesia merekomendasikan untuk janganlah menyentuh komponen itu sesudah airbag meletup. Diluar itu bila susah untuk bernapas di kabin yang tertutup, jadi cepatlah buka pintu atau jendela supaya udara fresh masuk, atau apabila sangat mungkin, tinggalkan kendaraan. Satu sekali lagi hal sekali lagi yang kalah perlunya, cepatlah membersihkan sisi kulit yang terserang residu supaya terlepas dari iritasi. Anjuran itu di sampaikan oleh dari sebagian inspector Carsome yang sudah memiliki pengalaman dalam menginspeksi sebagian rusaknya yang umum berlangsung pada feature satu mobil. Sumber: id-vespa.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *