Kekurangan Umroh Tanpa Menggunakan Agen Travel Umroh

Kekurangan Umroh Tanpa Menggunakan Agen Travel Umroh

Umroh tanpa menggunakan agen travel umroh atau bisa juga dikatakan sebagai umroh backpacker saat ini menjadi alternatif bagi umat islam di Indonesia yang ingin menunaikan ibadah umrah. Biasanya beberapa orang yang memilih untuk umroh backpacker ini dikarenakan adanya kendala dari masalah biaya yang dikenakan jika mengambil paket umroh reguler di agen-agen travel umroh.

Umroh backpacker sendiri merupakan perjalanan umroh yang sifatnya serta merta tidak ditentukan oleh agen travel. Bila anda ingin menunaikan umroh tanpa menggunakan agen travel umroh, maka anda bisa memilih umroh backpacker. Tidak sulit untuk melakukannya. Banyak informasi yang menerangkan mengenai mekanisme umroh backpacker ini. Biayanya yang murah dan sangat murah sehingga anda bisa menghemat separuh dari yang ditentukan di agen-agen travel umroh.

Umroh backpacker ini merupakan umroh mandiri. Semua pelaksanaan yang terkait masalah ibadah umroh anda sendiri yang menyiapkan mulai dari pemesanan tiket pesawat serta akomodasinya, hingga pelaksanaan ibadah semuanya anda sendiri yang mengurusnya. Meski demikian, bukan berarti ibadah umroh backpacker ini tanpa ada kekurangan. Pastinya ada beberapa kekurangan yang bisa anda dapatkan jika umroh tanpa menggunakan agen travel umroh seperti manasik.co.id. Apa saja kelemahannya? Simak ulasannya berikut.

  1. Waktu perjalanan yang lebih lama karena harus melakukan transit dahulu di beberapa negara. Sedangkan waktu tunggu untuk transit itu bisa berjam-jam lamanya, bahkan ada beberapa jamaah yang harus menginap di bandara negara tempat transit. Hal tersebut dikarenakan tiket penerbangan yang murah biasanya hanya menempuh jarak pendek, sehingga tidak bisa langsung ke Arab.
  2. Kementrian Haji dan Kementrian Luar Negeri Saudi Arabia saat ini sedang memperketat syarat untuk mengeluarkan visa. Sedang beberapa agen travel umroh secara terang-terangan berani memberikan jasa visa umroh backpacker. Hal tersebut terjadi karena banyaknya terjadi pelanggaran izin tinggal, sehingga bagi mereka yang melakukan umroh backpacker usai menunaikan ibadahnya tidak segera kembali atau justru malah menetap menjadi imigran gelap.
  3. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti sakit atau meninggal dunia, jamaah harus mengurusnya sendiri.

sumber: http://manasik.co.id/?m=umrahplus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *