Mahasiswa Tingkat Akhir Versus Mahasiswa Tingkat Awal

Mahasiswa Tingkat Akhir Versus Mahasiswa Tingkat Awal

Sobat Cappucci mahasiswa? Tingkat akhir? Atau baru tingkat awal?

Seperti yang kita tau, mahasiswa tingkat akhir biasanya nggak jauh-jauh tuh ya sama si Pangeran (buat cewek) dan Putri (buat cowok) yang bernama Tugas Akhir dan sang Dosen Pembimbing yang selanjutnya bisa disebut sebagai Raja/Ratu sesuai selera masing-masing..

Mahasiswa tingkat akhir juga umumnya telah kebal sama pertanyaan-pertanyaan ‘kapan lulus’ dsb.. Juga telah pada kebal pada pembicaraan begini yang dihadapi si Jono waktu dirumah ceweknya :

“Wahh.. Kuliah di mana? ”

“Di ***, Om”

“Udah semester berapakah? ”

“Udah semester akhir, Om”

“Bagus, kuliah sembari kerja? ”

“Iya, Om”

“Bagus, kerja apa? ”

“Yaa, gitu Om, kerja pekerjaan kuliah sama pekerjaan akhir”

Butuh saya lanjutin? Sahabat Cappucci tentu dapat nebak kan bagaimana endingnya..

Nah, karna kita tengah ngebahas mahasiswa tingkat tingkat akhir versi mahasiswa tingkat tingkat awal, saya juga akan katakan sebagian dari demikian banyak ketidaksamaan yang ada pada mahasiswa tingkat akhir serta awal.

1. Tugas

Ketidaksamaan paling mencolok pada mahasiswa tingkat tingkat akhir serta awal yaitu TUGAS. Ya pekerjaan, mahasiswa tingkat akhir umumnya tugasnya bejibun dimana-mana.. Seperti hutangnya juga, dimana-mana bhahaha.. Berita mahasiswa tingkat tingkat awal? Mereka masih tetap hepi-hepi tuch.. Tugasnya masih tetap pada sedikit..

2. Saat kerja tugas

Ya.. Ini mungkin saja true setori.. Waktu awal-awal masuk kuliah, umumnya mahasiswa m tingkat awal bila ada pekerjaan, tentu segera dikerjain waktu itu juga, paling tidak malemnya telah dikerjain. Berita mahasiswa tingkat akhir? Entahlah, paling sekali lagi main gitar sama kawan-kawannya hahaha. Tugasnya? Cuma dia, dosen, serta tuhan yang tau.

3. Nilai

Okeehh, ini fatal nih hahaha.. Banyak peristiwa juga soalnya hahaa.. Umumnya sich bila mahasiswa tingkat awal nilainya tentu bagus-bagus karna mata kuliah yang tidak sangat sulit serta berbentuk pengenalan mata kuliah setelah itu. Nilai A seolah harus untuk mahasiswa tingkat awal ini.

Baca Juga: Contoh Proposal

Bagaimana dengan mahasiswa tingkat akhir? Simak dialog di bawah ini..

“Oi, Gan. Bagaimana hasil ujian lu? ”
“Biasalah, kek anak-anak beda. ”
“Widihh, bisa A lu? Anak-anak beda pada banyak bisa A tuh”
“Buseet? Beneran? Kok gue dapet C yak? ”
“Lah, sama saja kek gue dong”
“Yaa.. Yang perlu lulus gan.. ”
“Dasar, sempak kadal lu bro”
“Diem lu hahaha”

Hidup itu keras kawan.. begitu keras..

4. Doa

Oke, ini mulai religius. Doa memanglah tidak sempat luput dari kehidupan kita, karna dengan doa, kita juga akan dimudahkan dalam segalanya. Eaaa.. Saya sekali lagi waras nih hahahhaa..

Yaa.. Yang saya ulas ini adalah doa additional si mahasiswa tingkat akhir serta si mahasiswa tingkat awal.. Untuk mahasiswa tingkat awal, umumnya doanya yaitu supaya nilainya tetaplah bagus, kuliah lancar bla bla bla.. Panjang dah pokoknya..

Untuk mahasiswa tingkat tingkat akhir? Sederhana..
‘Luluskan saya ya Tuhan’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *