Anda Harus Melindungi Buah Hati di Rumah dari Penyakit Cacingan pada Anak

Anda Harus Melindungi Buah Hati di Rumah dari Penyakit Cacingan pada Anak

Penyakit cacingan pada anak menjadi salah satu yang diwaspadai keberadaannya. Bukan hanya karena sering menjangkiti anak-anak saja. Namun, gejala awalnya yang sulit terdeteksi, sehingga tidak menutup kemungkinan terlambat penanganannya. Jika sudah terlambat dan penyakit cacingannya semakin parah, tentu saja cara mengatasinya juga semakin sulit. Pastinya, kondisi tubuh anak yang menderita cacingan parah tersebut begitu memprihatinkan. Semisal, Anda sebagai orang tua anak tersebut tentu hanya akan menyesal karena terlambat pencegahan dan penanganannya. Memang benar, orang tua sangat penting peranannya dalam kegiatan pencegahan penyakit cacingan yang sering diderita anak-anak. Setelah orang tua, barulah guru dan pihak sekolah yang berperan dalam pencegahannya.

Langkah Langkah Pencegahan Penyakit Cacingan Pada Anak

langkah mencegah penyakit cacingan pada anak

Namun demikian, anak-anak yang belum bisa terpisah jauh dan lama dengan orang tuanya. Hal tersebut menjadi semacam sinyalemen bahwa pihak orang tua itulah yang paling bertanggung jawab. Oleh karena itu, harus dicari dan dipraktikkan langkah-langkah pencegahan penyakit cacingan pada anak yang efektif. Dalam arti, langkah pencegahannya benar-benar ampuh mengusir bibit dan telur cacing yang bisa masuk ke dalam tubuh anak-anak. Selain efektif, caranya juga perlu praktis agar mudah mempraktikkannya. Pasalnya, tidak sedikit pihak orang tua yang enggan mempraktikkan pencegahan penyakit tertentu pada buah hati mereka. Padahal kenyataannya, langkah pencegahannya sangat penting.

Nah, hal seperti itu juga bukan tidak mungkin terjadi pada pencegahan penyakit cacingan. Khususnya, cacingan yang diderita oleh anak-anak. Namun demikian, ada juga penyakit cacingan yang diderita oleh orang dewasa. Anda sebagai orang tua memang dituntut lebih waspada dan perhatian pada buah hati yang masih berusia anak-anak di rumah. Mereka yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanan atau Sekolah Dasar memang masih suka bermain dan bersenang-senang di tempat yang kotor. Tempat-tempat yang banyak menyimpan bibit dan kuman penyakit, serta dapat menularkannya pada tubuh mereka secara cepat. Seperti halnya penyakit cacingan pada anak yang bisa ditularkan hanya dengan media tanah dan tangan. Sebagai contoh, Anda memiliki anak laki-laki yang berusia 5 tahun. Dia menyukai bermain-main di halaman rumah dengan beragam koleksi mainannya. Baik disengaja atau tidak, kedua tangannya bersentuhan dengan tanah. Padahal tidak menutup kemungkinan di tanah tersebut terdapat telur-telur cacing yang siap menetas. Akhirnya, beberapa telur menempel di sela-sela kuku anak Anda yang masih panjang.

Bertepatan dengan itu, dia memakan makanan ringan yang dibelinya di warung tanpa mencuci kedua tangannya terlebih dulu dengan sabun. Alhasil, beberapa telur cacing tersebut ikut termakan dan masuk ke dalam saluran pencernaannya. Tak perlu membutuhkan waktu lama, telur tersebut menetas dan menjadi cacing di dalam tubuh. Dengan kata lain, buah hati Anda menderita cacingan. Lalu, apakah Anda mengetahui bahwa sang buah hati telah menderita cacingan?

Tentu saja Anda belum mengetahuinya karena belum ada tanda atau gejala cacingan pada anak. Oleh karena itu, sebaiknya melakukan langkah-langkah pencegahan yang praktis dan efektif agar buah hati Anda selalu terhindar dari penyakit cacingan. Salah satu tindakan pencegahan yang efektif, yaitu memberikan obat cacing pada buah hati. Secara umum, seorang anak bisa mengkonsumsi obat cacing minimal setahun sekali. Hal itu sebagai langkah pencegahan agar tidak ada telur ataupun bibit cacing di dalam tubuh. Oleh karena itu, silakan untuk melakukannya karena tidak ada salahnya memberikan obat cacingan pada anak. Dengan begitu, Anda sebagai orang tua bisa lebih lega.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *