Efek Makan Pisang

Efek Makan Pisang

Pisang adalah lemak dan bebas kolesterol, rendah kalori dan kaya akan vitamin C, serat makanan, potassium dan berbagai senyawa antioksidan. Termasuk makanan padat nutrisi seperti pisang dalam makanan Anda secara teratur dapat membantu mencegah beberapa penyakit kronis. Tersedia dalam ratusan varietas, pisang adalah buah yang paling sering dimakan di Amerika Serikat, dengan orang Amerika mengkonsumsi sekitar 26 pon per orang per tahun. Jika Anda alergi terhadap lateks, bicaralah ke dokter sebelum makan pisang. Pisang mengandung protein yang mirip dengan lateks dan dapat menyebabkan reaksi serius pada orang dengan alergi lateks.

Vitamin C
Pisang tunggal berukuran sedang dengan berat sekitar 126 gram mengandung 11 miligram vitamin C. Jumlah ini memasok 15 persen dari asupan vitamin C harian Department of Agriculture di AS untuk pria dan wanita rata-rata 2.000 kalori setiap hari. Vitamin C mendukung kesehatan sistem kekebalan tubuh dan membantu memperbaiki dan memelihara kulit, pembuluh darah, jaringan seluler, gigi dan tulang. Ini juga memiliki sifat antioksidan yang memungkinkannya menghentikan senyawa radikal bebas dari kerusakan DNA dan membantu pencegahan penyakit jantung, osteoartritis, kanker dan tekanan darah tinggi. Kandungan vitamin C pisang berkurang saat buah terkena panas, ringan atau udara. Simpan pisang di tempat sejuk dan kering dan gunakan dalam waktu tiga sampai empat hari setelah membeli. 

Triple T Dr Azlan

Serat makanan
Mengonsumsi pisang berukuran sedang memberi Anda 12 persen serat makanan yang Anda butuhkan untuk hari itu. Pisang mengandung serat larut dan tidak larut, namun memiliki jumlah serat larut yang sangat tinggi. Serat yang tidak larut, yang tidak rusak saat melewati saluran pencernaan, dapat membantu mengatur pergerakan usus dan mengurangi risiko gangguan sistem pencernaan. Ahli diet terdaftar Rita Carey Rubin menambahkan bahwa mengonsumsi banyak makanan berserat tinggi seperti pisang juga dapat mengurangi risiko osteoporosis, obesitas dan penyakit jantung.

Kalium
Pisang dikenal kaya kalium karena alasan yang baik – masing-masing pisang berukuran sedang memasok 451 miligram potassium, atau 9,5 persen dari RDA mineral. Kalium membantu mengaktifkan enzim vital untuk adenosine triphosphate, atau ATP, sintesis dan metabolisme energi. Ini adalah elektrolit dan juga mineral dan membantu mempertahankan kontraksi otot skeletal, halus dan jantung. Asupan kalium yang cukup dari makanan seperti pisang bisa menurunkan risiko osteoporosis, batu ginjal dan stroke. Jika diet Anda tinggi sodium, tubuh Anda mungkin memerlukan lebih banyak potassium daripada normal untuk menjaga keseimbangan mineral. Konsumsilah makanan kaya potassium setiap hari dan bicarakan dengan dokter Anda tentang cara menurunkan asupan sodium Anda.

Antioksidan
Pada tahun 2008, sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal medis “Fitoterapia” meneliti jumlah antioksidan aktif pada pisang. Para peneliti menentukan bahwa tikus yang diberi diet yang mengandung pisang memiliki kadar senyawa antioksidan yang lebih tinggi superoksida dismutase, katalase dan glutathione dibandingkan tikus yang tidak diberi makan pisang. Superoksida dismutase memecah radikal bebas, dan katalase adalah enzim yang melindungi sel dengan merendahkan kelebihan hidrogen peroksida. Glutathione, yang Mark Hyman, M.D., menyebut salah satu antioksidan yang paling kuat, mungkin memainkan peran penting dalam mencegah kanker dan infeksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *