Tanjakan di Masjid Kabupaten Bekasi Jawa Barat

Tanjakan di Masjid Kabupaten Bekasi Jawa Barat

Tanjakan di Masjid Kabupaten Bekasi Jawa Barat

Tanjakan di Masjid Kabupaten Bekasi Jawa Barat

Seantero dunia mulai menanyakan dedikasi terhebat apa yang diberikan manusia kepada bangsanya jika bukan kekuatan dan keyakinan mencintai dengan kesungguhan hati kepada tanah air tercinta. Pada waktunya nanti kita akan dipertemukan oleh seorang yang benar kita impikan di dalam sebuah acara atau kegiatan yang mungkin tidak bisa kita bayangkan bagaimana jadinya jika tidak bisa berkumpul bersama sahabat dan kawan lama selama puluhan tahun lamanya. Ketika itu, sedang asyik duduk di depan Masjid kita melihat ada selembaran informasi jika di alun alun Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat aka nada Mikha Tambayong arti ibu kota papan atas yang sedang naik daun akan parasnya yang cantik. Selain itu mikha juga memiliki suara yang sangat menarik dan enak untuk di dengarkan. Makanya kita langsung beranjak dari tempat duduk di Masjid dan memberikan pengumuman itu kepada warga desa lainnya agar juga ikut tahu akan pertunjukan itu.

Suatu masa memang saat lagi adanya kegiatan itu, apa lagi memasuki hari kemerdekaan Indonesia maka lagi banyak baik lembaga pemerintahan maupun lembaga swasta sedang beramai ramai mengadakan setiap kegiatan untuk memeriahkan hari kemerdekaan repblik Indonesia yang ke 72 tahun ini. rasanya cukup mengagungkan bisa mengikuti meriahkan perjuangan para penerus bangsa yang hanya aka nada di Indonesia. Karena itulah di Masjid juga diadakan kegiatan lainnya,  untuk tetap mengikuti trendi saat ini. ada beberapa perlombaan memang yang ada seperti makan krupuk yang setiap tahun selalu ada saja macam lomba seperti ini.

Ada sebuah kisah lagi yang membuat mata ini tidak bisa terlupakan adalah ketika teman saya sedang berangkat ke Masjid lalu melihat ada anak kecil yang membeli es krim rasa melon. Saking senangnya si anak itu sampai dia berlarian mengejar penjual e situ hanya karena ingin membeli apa saja yang dia inginkan untuk mengikuti masa kehidupannya kelak. Tapi karena di depan Masjid ada tanjakkan kayaknya anak itu tidak melihat dia terus berlari dan kakinya tersangkut pada tanjakan itu sehingga dia terjatuh sampai mukanya membentur aspal. Semua yang ada di sekitar anak itu menertawakan dan juga yang ikut menolong tapi sebelumnya di tertawakan lebih dulu. Dengan keluguan inilah teman saya tetap melanjutkan meminum kopi yang tiada habisnya dari tadi., padahal dia hanya membeli segelas kopi hitam, tapi duduknya bisa berpuluhan jam dari awal warung itu buka sampai mau tutup dia tetap duduk disitu padahal dia tidak membeli apapun selain kopi hitam satu gelas. Terkadang membuat jengkel juga penjualnya sampai kadang mengusir teman saya yang kalau bicara sok bijak ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *