4 Ikan Laut Yang Paling Sering Dimakan

4 Ikan Laut Yang Paling Sering Dimakan

Sebagai negara dengan 18.306 pulau, Indonesia sebenarnya diberkahi dengan berlimpah makanan dari air. Termasuk di antaranya ikan air laut. Food and Agricultural Organization (FAO) mencatat Indonesia merupakan negara produsen kedua terbesar ikan laut. Di tahun 2014, produksi perikanan tangkap dari laut mencapai 6 juta ton.

Melimpahnya ikan laut di Indonesia juga berarti variasi jenis ikan laut dan olahan masakannya juga sangat beragam. Seperti Jepang yang dikenal dengan sushi-sashimi Salmon, beberapa daerah di Indonesia juga memiliki ikan laut unggulan. Contohnya Cakalang di daerah Sulawesi Utara dan Teri di Sumatera Utara.

1. Ikan Tongkol

Berasal dari keluarga yang sama, ikan tongkol sekilas mirip dengan cakalang dan tuna. Dengan warna agak gelap dan langsing, panjang ikan tongkol rata-rata sekitar 60 cm. Bagian punggung tongkol berwarna biru gelap metalik dengan pola garis-garis. Tongkol lebih banyak dikonsumsi masyarakat Jawa dan Sumatera.

Selain digoreng, ikan tongkol mudah ditemui dengan olahan gulai, cabe hijau, rica hingga pindang asem.

2. Ikan Tuna

Indonesia merupakan salah satu penghasil ikan tuna terbesar di dunia. Tuna dikenal memiliki nilai komersial tinggi karena berukuran besar. Tuna dewasa beratnya mulai 35 hingga 350 kilogram. Daging tuna biasanya berwarna merah muda ke merah.

Tuna segar selain untuk sushi dan sashimi, juga sering diolah dengan bumbu balado, kuah kuning, saus teriyaki, saus tiram, sup, hingga tongseng. Tuna juga termasuk paling mudah dicari olahannya seperti baso, abon, ikan kering, atau dikalengkan dengan mayonnaise.

3. Ikan Tenggiri

Lagi-lagi dari keluarga yang sama dengan tuna dan kembung, olahan ikan tenggiri ini mungkin yang paling terkenal di Indonesia bahkan sudah menjadi komoditas ekspor. Tenggiri dewasa umumnya berukuran memanjang walau kurang dari 1 meter. Ada pula juga tenggiri Melayu yang panjangnya bisa lebih dari 2 meter.

4. Ikan Kakap

Terdapat dua jenis ikan kakap, kakap merah (Red Snapper) dan kakap putih (White Seabass). Sekalipun sama-sama bernama kakap, kedua ikan ini berasal dari suku ikan yang berbeda.

Kakap merah disebut-sebut sebagai favorit dari chef profesional karena mudah dipadupadankan dengan aneka bumbu dan dagingnya yang tebal serta duri yang mengumpul di tengah. Cita rasanya juga lebih kuat dibanding kakap putih. Selain dikenal dengan olahan gulai kepala kakap, kakap juga sering disajikan untuk sup atau ikan bakar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *